Semarang-
Korps Sukarela Pendidikan Guru Sekolah Dasar ( KSR PGSD) Fakultas Ilmu
Pendidikan Universitas Negeri Semarang (Unnes) , Minggu (17/2) menyelenggarkan
kegiatan “Tree
and Kids Touching” di SD Negeri Wonosari
02 Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang sebagai bentuk pendidikan tanggap bencana.
Khususnya bencana banjir yang selama ini menjadi masalah bagi warga Wonosari
Kecamatan Ngaliyan Semarang.
Acara yang terselenggara atas kerja sama antara pihak KSR PGSD
Unnes dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Jawa Tengah ini merupakan
suatu bentuk sikap peduli akan lingkungan sekitar yang merupakan wujud dari 7
Prinsip Dasar Kepalangmerahan.
Drs. Sukardi M.Pd sebagai perwakilan dari Kemahasiswaan Jurusan
PGSD Unnes didaulat untuk membuka acara pada apel pagi yang diselenggarakan
tepat pukul 07.00 WIB. Selain Drs. Sukardi M.Pd, hadir juga Tumini perwakilan
PMI Kota Semarang, Fitria Dwi Prasetyaningtyas S.Pd., M.Pd selaku Sekertaris
Jurusan PGSD Unnes, Dra. Desi Wulandari M.Pd. Dosen Pembimbing KSR PGSD Unnes,
Suhatno. Perwakilan dari SD Negeri Wonosari 02 serta perwakilan UKM dan
klub-klub yang ada di Lingkup PGSD Unnes. Acara kemudian dilanjutkan penyerahan
bibit pohon secara simbolik dari Tumini selaku perwakilan PMI Kota Semarang
kepada Suhatno selaku perwakilan pihak SD Wonosari 02.
“Ratusan siswa SD Negeri Wonosari 02 merupakan peserta kegiatan Tree
and Kids Touching yang terdiri atas kelas IV, V dan VI”, jelas Siswanto selaku
Komandan KSR PGSD Unnes.
Setelah apel pembukaan kemudian dilanjut dengan penyampaian materi
siaga banjir kepada siswa dan siswi SD Negeri Wonosari 02 yang disampaikan oleh
fungsionaris-fungsionaris KSR PGSD Unnes di dalam kelas untuk setiap tingkatan
kelasnya.
Inti acara Tree and Kid Touching dimulai pada pukul 08.45 WIB yakni dengan
memberikan satu persatu bibit pohon (mangga, sengon dan rambutan) pada
masing-masing siswa kelas V dan VI yang sudah dibagi dalam kelompok-kelompok
kecil. Mereka berangkat dari sekolah mereka menuju lokasi penanaman pohon
dengan berjalan kaki secara berurutan dari kelas V kemudian dilanjut kelas VI.
“Selain siswa dan siswi, acara tanam
pohon ini juga dilakukan oleh warga Kelurahan Wonosari, Perwakilan UKM dan tamu
undangan,” ujar Siswanto.
Sementara itu, siswa dan siswi kelas
IV tetap disekolah untuk berlomba dan berkreasi dalam melukis tempat sampah dengan tema lingkungan yang nantinya
akan dipilih tiga terbaik untuk menjadi juara.
Acara ditutup dengan pembagian
doorprize dan hadiah bagi para pemenang. “Selesainya kegiatan Tree
and Kids Touching ini diharapkan dapat menyentuh hati siswa untuk senantiasa menjaga
lingkungan. Terutama upaya pencegahan banjir sehingga banjir langganan di Kelurahan
Wonosari dapat diminimalisasi,” harap Siswanto.











0 komentar:
Posting Komentar