Senin, 18 Februari 2013

“Tree and Kids Touching” : Ajang Pendidikan Lingkungan Hidup Siswa

Filled under:


Semarang- Korps Sukarela Pendidikan Guru Sekolah Dasar ( KSR PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang (Unnes) , Minggu (17/2) menyelenggarkan kegiatan “Tree and Kids Touching” di SD Negeri Wonosari 02 Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang sebagai bentuk pendidikan tanggap bencana. Khususnya bencana banjir yang selama ini menjadi masalah bagi warga Wonosari Kecamatan Ngaliyan Semarang.
Acara yang terselenggara atas kerja sama antara pihak KSR PGSD Unnes dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Jawa Tengah ini merupakan suatu bentuk sikap peduli akan lingkungan sekitar yang merupakan wujud dari 7 Prinsip Dasar Kepalangmerahan.
Drs. Sukardi M.Pd sebagai perwakilan dari Kemahasiswaan Jurusan PGSD Unnes didaulat untuk membuka acara pada apel pagi yang diselenggarakan tepat pukul 07.00 WIB. Selain Drs. Sukardi M.Pd, hadir juga Tumini perwakilan PMI Kota Semarang, Fitria Dwi Prasetyaningtyas S.Pd., M.Pd selaku Sekertaris Jurusan PGSD Unnes, Dra. Desi Wulandari M.Pd. Dosen Pembimbing KSR PGSD Unnes, Suhatno. Perwakilan dari SD Negeri Wonosari 02 serta perwakilan UKM dan klub-klub yang ada di Lingkup PGSD Unnes. Acara kemudian dilanjutkan penyerahan bibit pohon secara simbolik dari Tumini selaku perwakilan PMI Kota Semarang kepada Suhatno selaku perwakilan pihak SD Wonosari 02.
“Ratusan siswa SD Negeri Wonosari 02 merupakan peserta kegiatan Tree and Kids Touching yang terdiri atas kelas IV, V dan VI”, jelas Siswanto selaku Komandan KSR PGSD Unnes.
Setelah apel pembukaan kemudian dilanjut dengan penyampaian materi siaga banjir kepada siswa dan siswi SD Negeri Wonosari 02 yang disampaikan oleh fungsionaris-fungsionaris KSR PGSD Unnes di dalam kelas untuk setiap tingkatan kelasnya.
            Inti acara Tree and Kid Touching dimulai pada pukul 08.45 WIB yakni dengan memberikan satu persatu bibit pohon (mangga, sengon dan rambutan) pada masing-masing siswa kelas V dan VI yang sudah dibagi dalam kelompok-kelompok kecil. Mereka berangkat dari sekolah mereka menuju lokasi penanaman pohon dengan berjalan kaki secara berurutan dari kelas V kemudian dilanjut kelas VI.
            “Selain siswa dan siswi, acara tanam pohon ini juga dilakukan oleh warga Kelurahan Wonosari, Perwakilan UKM dan tamu undangan,” ujar Siswanto.
            Sementara itu, siswa dan siswi kelas IV tetap disekolah untuk berlomba dan berkreasi dalam melukis tempat  sampah dengan tema lingkungan yang nantinya akan dipilih tiga terbaik untuk menjadi juara.
Acara ditutup dengan pembagian doorprize dan hadiah bagi para pemenang. “Selesainya  kegiatan Tree and Kids Touching ini diharapkan dapat menyentuh  hati siswa untuk senantiasa menjaga lingkungan. Terutama upaya pencegahan banjir sehingga banjir langganan di Kelurahan Wonosari dapat diminimalisasi,” harap Siswanto.

           
           

0 komentar:

Posting Komentar