Terkait dengan kebijakan DIKTI yang akan menerapkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada tahun mendatang, Presiden Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Semarang, Makhmud Kuncahyo mulai menghimbau mahasiswa untuk terus mengawal kebijakan birokrat dalam penentuan pelaksanaan UKT di UNNES.
Sebagaimana yang dilangsir dari hasil Kuliah-Twit (Kultwit) Makhmud pada hari jumat (15/2 2013) Pihak BEM KM sudah menemui birokrat untuk membahas penerapan UKT ini.
Menurut Makhmud dalam akun twitternya @Makhmudkuncahyo, penerapan Uang Kuliah Tunggal di UNNES memiliki sedikit perbedaan dengan isu pelaksanaan UKT yang sering dibicarakan. UKT di UNNES yang akan mulai diterapkan kepada mahasiswa baru 2013 dengan meniadakan uang pangkal atau SPL. Selain itu pada setiap semester akan ada SPP yg sudah ditentukan oleh universitas dimana diluar SPP itu nantinya setiap mahasiswa juga akan diminta membayar dari setiap SKS yg dia ambil pada semester itu.
Hingga saat ini pihak birokrat UNNES belum mengetuk palu mengenai jumlah nominal yang harus dibayarkan. Untuk itu Makhmud terus menghimbau kepada mahasiswa UNNES untuk terus memantau perkembangan kebijakan birokrat terkait UKT ini.
(KWK)
Kumpulan kultwit @Makhkudkuncahyo dapat dilihat disini
About jurnalistik pgsd
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit...











0 komentar:
Posting Komentar