Minggu
(27/4), Racana Wijaya Sub
Guslat 1 PGSD Unnes selesai mengadakan Kemah Bhakti Mandiri(KBM) yang berlansung selama dua hari (26-27) di Desa Pagerwojo
Kecamatan Boja yang diikuti oleh seluruh mahasiswa PGSD FIP Unnes angkatan 2013.
Kegiatan ini dibuka oleh Sukarjo selaku
perwakilan dosen PGSD FIP Unnes
yang kemudian dilanjutkan dengan persiapan berbagai perlombaan yang diadakan
oleh panitia. Berbagai perlombaan sempat ditunda panitia karena hujan mengguyur area
perkemahan yang kemudian dilanjutkan kembali ketika hujan mulai reda. Pada malam
hari, upacara api unggun dan pentas seni
dihadiri oleh Sutaryono, pembantu dekan bidang kemahasiswaan Fakultas Ilmu Pendidikan yang
menyampaikan filososfi darinama Desa Pagerwojo saat memberikan sambutan. “Pagerwojo
memiliki arti memagari diri dari syaitan. Oleh karena itu, kita harus bisa
memagari diri kita agar tidak terjebak bujuk rayu dari syaitan seperti
filosofinya desa ini.”, jelas Sutaryono.
Penerimaan Anggota Racana (PAR) dilaksanakan setelah kegiatan api unggun
yang diikuti oleh para calon fungsionaris dan peserta PKP, terdiri dari 9
laki-laki dan 41 perempuan. Keesokan
harinya kegiatan dilanjutkan dengan
berbagai kegiatan lapangan
seperti senampagi, jelajahdan bhakti sosial yang
mengajarkan mahasiswa PGSD untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar.
Kegiatan ditutup dengan pemberian hadiah kepada kelas
C sebagai juara umum KBM 2014. Meski sempat terkendala
oleh hujan yang cukup deras, namun upacara penutupan KBM dapat berjalan lancar
dengan
pembina
upacara Hartati, ketua jurusan PGSD
FIP Unnes.













0 komentar:
Posting Komentar