Senin, 28 April 2014

Kemah Bhakti Mandiri Ajarkan Mahasiswa Peka Terhadap Lingkungan

Filled under:





Minggu (27/4), Racana Wijaya Sub Guslat 1 PGSD Unnes selesai mengadakan Kemah Bhakti Mandiri(KBM) yang berlansung selama dua hari (26-27) di Desa Pagerwojo Kecamatan Boja yang diikuti oleh seluruh mahasiswa PGSD FIP Unnes angkatan 2013. Kegiatan ini dibuka oleh Sukarjo selaku perwakilan dosen PGSD FIP Unnes yang kemudian dilanjutkan dengan persiapan berbagai perlombaan yang diadakan oleh panitia. Berbagai perlombaan sempat ditunda panitia karena hujan mengguyur area perkemahan yang kemudian dilanjutkan kembali ketika hujan mulai reda. Pada malam hari, upacara api unggun dan pentas seni dihadiri oleh Sutaryono, pembantu dekan bidang kemahasiswaan Fakultas Ilmu Pendidikan yang menyampaikan filososfi darinama Desa Pagerwojo saat memberikan sambutan. “Pagerwojo memiliki arti memagari diri dari syaitan. Oleh karena itu, kita harus bisa memagari diri kita agar tidak terjebak bujuk rayu dari syaitan seperti filosofinya desa ini.”, jelas Sutaryono. Penerimaan Anggota Racana (PAR) dilaksanakan setelah kegiatan api unggun yang diikuti oleh para calon fungsionaris dan peserta PKP, terdiri dari 9 laki-laki dan 41 perempuan. Keesokan harinya kegiatan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan lapangan seperti senampagi, jelajahdan bhakti sosial yang mengajarkan mahasiswa PGSD untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Kegiatan ditutup dengan pemberian hadiah kepada kelas C sebagai juara umum KBM 2014. Meski sempat terkendala oleh hujan yang cukup deras, namun upacara penutupan KBM dapat berjalan lancar dengan pembina upacara Hartati, ketua jurusan PGSD FIP Unnes.

0 komentar:

Posting Komentar