Selasa, 17 September 2013

Pertama Kali, PGSD Masuk PIMNAS


Pimnas (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) XXVI kali ini diselenggarakan di Universitas Mataram, Pulau Lombok, NTB. Ajang keilmiahan bergengsi yang diselenggarakan pada 9-13 September 2013 itu mengundang 400-an tim dari universitas se-Indonesia. Universitas Negeri Semarang (Unnes) kali ini berkesempatan untuk mengirimkan 19 tim, dan salah satu tim tersebut adalah dari PGSD Unnes Ngaliyan.

Delegasi dari PGSD Unnes, Rusnilawati, Ahmad Saiful Mirza dan Agustin Anggriani berhasil meraih medali perunggu bidang PKM-M (Pengabdian Masyarakat) dengan mengangkat karya pelatihan pembuatan media pembelajaran edukatif dari sampah anorganik bagi siswa dan guru di SLB N Semarang. Ide ini bermula dari perhatian ketua tim, Rusnilawati, yang melihat bahwa program bank sampah di SLB N Semarang kurang berjalan secara maksimal. Oleh karena itu, ia melaksanakan program pelatihan pembuatan media pembelajaran di sekolah tersebut bersama timnya. 

Ada sepuluh lebih media pembelajaran yang dihasilkan untuk menunjang pembelajaran Matematika, Bahasa Jawa, dan Bahasa Indonesia. Luarannya bagus sekali, meskipun ide ini sederhana, namun hasilnya ternyata sangat bermanfaat, program bank sampah berjalan lebih baik, media pembelajaran yang dibuat bersama siswa SLB ternyata bermanfaat dalam menunjang proses pembelajaran di sekolah tersebut, serta siswa dan guru juga menjadi lebih terampil dalam keterampilan membuat media pembelajaran.

“Ide sederhana jika memang realistis dan dapat diimplementasikan dengan baik akan menjadi karya juara. Faktor K (keberuntungan) juga sangat mendukung dalam hal ini. Ada banyak sekali karya keren dan menakjubkan, namun kerealistisan dan faktor K ternyata tidak ada.  Sekarang adalah bagaimana memaksimalkan faktor K. Shodaqoh, keikhlasan, dan dedikasi adalah kunci,” ujar Agustin Anggriani, salah satu delegasi PKM-M PGSD Unnes.

Ditanya tentang persiapan apa saja yang dilakukan untuk berlaga di Pimnas, dia melanjutkan, “Unnes dalam mempersiapkan kami menuju Pimnas telah memberikan fasilitas, apresiasi, dan pembinaan yang maksimal, mulai dari karantina 3 hari di P2PNFI Ungaran, 3 hari pemantapan di Sekaran, dan ini tentunya bukan hanya menguras tenaga kami, namun juga para pembimbing dan pembina yang dengan tulusnya mengarahkan kami serta berjuang tanpa kenal lelah. Terima kasih banyak kami ucapkan kepada Unnes, Bapak Harmanto selaku dosen pembimbing kami, PGSD dan rekan-rekan yang telah mensupport kami, baik dari segi moril maupun materiil.”

Ahmad Saiful Mirza, anggota tim PKM-M ini berharap semoga di tahun berikutnya, akan ada banyak lagi rekan-rekan mahasiswa dari PGSD Unnes yang maju dan meraih medali di Pimnas XXVII yang rencananya akan dilaksanakan di Undip Semarang atau UPI Bandung. 

PGSD Jaya!

0 komentar:

Posting Komentar