Selasa, 12 Maret 2013

Urus Tanda-tangan, Mahasiswa Lolos Beasiswa Padati Kantor PGSD

Filled under:



Semarang – Senin, 11 Maret 2013, kantor PGSD dipenuhi oleh mahasiswa yang mencari tandatangan sekretaris Jurusan PGSD, Fitria Prasetyaningtyas. Beberapa hari  ini mahasiswa memang disibukkan dengan pengurusan pengajuan beasiswa. 

Sekretaris Jurusan mengantikan kewenangan Ketua Jurusan untuk menandatangani transkrip nilai mahasiswa sebab yang bersangkutan sedang berada di luar kota. Transkrip nilai mahasiswa ini merupakan salah satu berkas persyaratan untuk pengajuan beasiswa PPA dan BBM.

Sejumlah mahasiswa yang tengah memadati ruang tunggu kantor dosen PGSD ini sebagian besar mengeluhkan mengenai hal tersebut. Mahasiswa yang telah lolos seleksi tahap 1 selanjutnya dihadapkan untuk melengkapi berkas berkas yang dijadikan syarat untuk bisa lolos tahap berikutnya. Hanya saja dikarenakan kesibukan sekretaris jurusan dan jauhnya kantor Pembantu Dekan menjadi salah satu kendala yang dihadapi mahasiswa PGSD. Mahasiswa PGSD juga diharuskan bolak-balik Ngaliyan-Sekaran untuk mengurus tanda tangan Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan, Sutaryono, dan Pembantu Dekan Bidang Akademik, Haryono.

Selain itu, kendala lain yang juga dihadapi mahasiswa PGSD adalah mengenani format penandatanganan Transkrip nilai. Banyak sumber yang beredar mengenai format penulisan penandatanganan ini membingungkan mahasiswa. Bahkan beberapa mahasiswa yang menemui PD 1 di Sekaran gagal memperoleh tanda tangan dan harus kembali lagi ke Jurusan dan mengeprint ulang transkrip nilainya karena salah format. Salah satu mahasiswa angkatan 2011, Atika menuturkan 

Mengurusnya ribet, seharusnya diberitahukan dulu format untuk transkrip nilai lalu dipasang di papan pengumuman, jadi ga bolak-balik ngeprint”.  Ditemui ditempat yang sama, Ely, mahasiswa yang sedang duduk di semester 6 menambahkan,  

Seharusnya pengumpulan berkas dijadikan satu dan dikoordinir jadi tidak blok-blokan atau sendiri sendiri”. Dari banyak semester 6 yang diwawancarai, sebagian besar menyatakan bahwa dibandingkan dengan tahun yang lalu pengajuan beasiswa tahun ini memang sedikit rumit

“Kalau dulu tanpa ada format untuk tanda tangan di transkripnya, langsung ditandatangani Kajur dan di tandatangani juga sama Pak Haryono” tutur mahasiswa angkatan 2010 yang tahun ini mendapat beasiswa PPA untuk kedua kalinya.

M.A/KWK.

0 komentar:

Posting Komentar